Pengaruh Pemberian Kombinasi ZPT Alami (Bawang Merah, Rebung, Air Kelapa) terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Var. Gustavi F1)
DOI:
https://doi.org/10.32764/677ayj03Keywords:
Air kelapa, Bawang merah, Fitohormon, Rebung, Tomat gustavi F1Abstract
Penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT) alami menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat secara ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi ZPT alami ekstrak bawang merah, rebung, dan air kelapa terhadap pertumbuhan vegetatif dan produksi generatif tomat varietas Gustavi F1. Penelitian dilaksanakan pada Mei – Oktober 2025 di kebun percobaan Dusun Gumulan II, Desa Gumulan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial dengan 5 perlakuan (P0: kontrol; P1: bawang merah+rebung; P2: rebung+air kelapa; P3: bawang merah+air kelapa; P4: ketiganya; masing-masing 50 mL. Setiap perlakuan terdapat 10 ulangan, pengaplikasian perlakuan dilakukan setiap 1 minggu sekali). Hasil menunjukkan adanya pengaruh nyata pada tinggi tanaman (P4 umur 119-133 hari setelah tanam (HST), jumlah daun (P1, P2, P3 umur 21, 119, 133 hari setelah tanam (HST)), dan jumlah buah panen ke-3 (P2), namun tidak berbeda nyata pada parameter diameter batang, umur bunga, dan bobot buah. Kombinasi perlakuan P2 (rebung + air kelapa + udara, masing-masing 50 mL/L) merupakan perlakuan yang paling efektif secara keseluruhan dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif optimal dan hasil panen yang tinggi secara keseluruhan. Kombinasi tersebut berpotensi digunakan sebagai alternatif ZPT alami dalam mendukung budidaya tomat yang lebih berkelanjutan.
