https://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/saintek/issue/feed SAINTEKBU 2021-03-10T02:19:01+00:00 Agus Sifaunajah agus.syifa85@gmail.com Open Journal Systems saintekbu https://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/saintek/article/view/1077 AUGMENTED REALITY PADA METAMORFOSIS LEBAH (APIS SP.) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN 2021-03-10T02:19:01+00:00 Ospa Pea Yuanita Meishanti ospapea@unwaha.ac.id Zaidatur Roziqo zaidatur@gmail.com <p><strong>ABSTRACT (in English)</strong></p> <p><strong><em>Augmented Reality is actually not something foreign to the general public, it's just that they don't know what Augmented Reality itself means, Augmented Reality cards can generally be found in some snacks, which the cards can be scanned through a special application available on the Playstore. However, currently researchers are making Augmented Reality for learning, in this case researchers are using bee metamorphosis, so learning becomes more interesting. This study aims to describe the feasibility of Augmented Reality media for bee metamorphosis and to determine student responses to the attractiveness of Augmented Reality media for bee metamorphosis. The development model used is the ADDIE model which includes: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Products are validated by one media expert and one material expert. The attractiveness test was carried out on 5 students of MTs Al-Ihsan Kalijaring Jombang. Data obtained from media experts, namely 80% with proper qualifications, criteria from material experts, namely 88% with very decent qualifications, while from the data students get a score of 88.75% with qualifications strongly attractiveness. The results of the assessment of media experts, material experts and student responses show that the bee metamorphosis Augmented Reality can be used as a learning media.</em></strong></p> <p><strong>Keyword : </strong><strong><em>Augmented Reality, Development, Learning Media, </em></strong></p> <p><strong><em>INTISARI (in Indonesia) </em></strong></p> <p><strong><em>Pada dasarnya, Augmented Reality sebenarnya bukan sesuatu yang asing dalam masyarakat umum, hanya saja mereka tidak mengetahui apa arti dari Augmented Reality itu sendiri. Kartu Augmented Reality umumnya dapat ditemukan dalam beberapa snack kemasan yang mana kartu tersebut dapat di-scan melalui aplikasi khusus yang tersedia dalam Playstore. Namun sekarang peneliti membuat Augmented Reality untuk pembelajaran, dalam hal ini peneliti menggunakan bahasan metamorfosis lebah, agar pembelajaran lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan media Augmented Reality pada metamorfosis lebah dan mengetahui respon siswa terhadap kemenarikan media Augmented Reality metamorfosis lebah. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang meliputi: Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Produk divalidasi oleh satu ahli media dan satu ahli materi. Uji kemenarikan dilakukan pada 5 orang siswa MTs Al-Ihsan Kalijaring Jombang. Data penilaian yang diperoleh dari ahli media yaitu sebesar 80% dengan kualifikasi layak, penilaian dari ahli materi yaitu sebesar 88% dengan kualifikasi sangat layak, sedangkan dari data respon siswa mendapatkan skor sebesar 88,75% dengan kualifikasi sangat setuju. Hasil penilaian dari ahli media, ahli materi dan respon siswa menunjukkan Augmented Reality metamorfosis lebah dapat digunakan sebagai media pembelajaran.</em></strong></p> <p><strong>Kata Kunci :&nbsp;</strong><strong><em>Augmented Reality, Pengembangan, Media Pembelajaran,</em></strong></p> 2021-01-26T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/saintek/article/view/1098 INTEGRASI SERVQUAL DAN AHP UNTUK EVALUASI KUALITAS LAYANAN DEKRANASDA 2021-03-05T22:31:10+00:00 A. Aviv Mahmudi viva.althaf@gmail.com <p><em>Achieving superior service quality is the main concern of all service providers, so that service providers are urged to provide high quality customer-oriented services. The purpose of this study was to analyze the quality of customer service at Dekranasda Rembang, using the Servqual and Analitycal Hierarchy Process (AHP) methods. Servqual is used to see customer perceptions and expectations on the five dimensions of servqual including Physical Evidence (Tangibles), guarantee (Reliability), Responsiveness (Responsiveness), Assurance (Assurance) and Empathy (Emphaty). While AHP is used to weight each dimension and criteria. The results showed that there were 10 service criteria that had to be improved immediately by Dekranasda, so as to improve customer quality.</em></p> 2021-01-15T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/saintek/article/view/911 KERAGAMAN DAN POTENSI PEMANFAATAN VEGETASI GULMA PASCA PERTANAMAN PADI DI DESA PENGGARON KECAMATAN MOJOWARNO KABUPATEN JOMBANG 2021-01-09T04:45:06+00:00 Anggi Indah Yuliana anggi.ind@gmail.com Mucharommah Sartika Ami msartika@unwaha.ac.id <p><em>A field study aims to determine the diversity and potential utilization of weed vegetation that grows after rice planting. This research was carried out in paddy fields after monoculture rice planting in Penggaron Village, Mojowarno District, Jombang Regency in July - September 2020. Sampling was based on the quadratic sampling method with sample plots arranged randomly. In each plot the data taken is the name, number and canopy (area of ​​cover) of each plant species to determine density, dominance and frequency. Data analysis includes vegetation analysis to determine Summed Dominance Ratio (SDR) and biodiversity analysis calculated using the Shannon - Wienner diversity index. The results of this study were 26 types of weed vegetation were found in post-rice planting land. The dominant vegetation types include Oryza sativa L .; Limnocharis flava (L.) Buchenav; Phyllanthus urinaria L .; Monochoria vaginalis (Burm.f.) pressl; and Cleome viscosa L with an SDR value of ≥ 5.30%. A total of 15 types of weeds have the potential to be used as a source of food, animal feed, and traditional medicine.</em></p> 2021-01-09T04:44:11+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/saintek/article/view/867 DIGITAL MARKETING RAGAM BUDAYA DAN WISATA KABUPATEN JOMBANG BERBASIS ANDROID 2020-12-22T03:51:10+00:00 Siti Sufaidah idasufaidah@unwaha.ac.id Munawarah - munawarah@gmail.com Badriyatul Muawanah bmuawanah@gmail.com Novia Anggraini novia@gmail.com <p>Keanekaragaman budaya dan wisata bisa dijadikan objek wisata untuk bisa dikunjungi oleh para wisatawan. Wisata budaya ini merupakan kegiatan yang mencakup kekhasan dan keunikan budaya, itu semua bisa berupa kesenian, upacara adat, maupun hasil karya seni masyarakat setempat yang menarik.</p> <p>Perkembangan teknologi yang sekarang semakin berkembang pesat sangat mendukung Pemasaran ragam wisata dan budaya berbasis digital <em>(digital marketing</em>), dikarenakan membuat kita mudah untuk mendapatkan informasi salah satunya yaitu dengan aplikasi berbasis android.</p> <p>Aplikasi Android Ragam Budaya dan Wisata di Kabupaten Jombang sangat membantu memudahkan&nbsp; masyarakat untuk mengetahui berbagai ragam wisata dan budaya di Jombang dengan mengoptimalkan <em>smartphone</em> yang rata – rata sudah dimiliki oleh masyarakat umum. Aplikasi Ragam budaya dan wisata di Kabupaten Jombang memiliki beberapa fitur/menu yaitu Lokasi Wisata, tentang Budaya, Profil Jombang, Icon Jombang, Produk Unggulan dan Cara penggunaan<em> .</em></p> 2020-10-23T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/saintek/article/view/884 PENGEMBANGAN TELEGRAM BOT ENGINE MENGGUNAKAN METODE WEBHOOK DALAM RANGKA PENINGKATAN WAKTU LAYANAN E-GOVERNMENT 2020-12-20T02:58:05+00:00 Moh. Anshori Aris Widya anshoriaris@unwaha.ac.id Primaadi Airlangga unwaha.primaadi@yahoo.com <p><em>Layanan E-Government saat ini harus semakin memudahkan masyarakat. Request layanan E-Government yang dapat dilakukan dimana saja kapan saja merupakan sebuah inovasi yang dapat mempersingkat waktu layanan serta dapat mengurangi antrian pada kantor pemerintahan. Model layanan tersebut menggunakan media ICT (Information Communication Technology) yang memiliki flexibilitas yang tinggi. Salah satu contohnya adalah platform Website maupun Mobile. Website mudah digunakan dengan bantuan browser dan aplikasi mobile digunakan dengan bantuan smartphone. Walaupun memiliki flexibiltas yang tinggi, terdapat beberapa kelemahan pada kedua platform tersebut seperti tampilan website yang harus responsive dan aplikasi mobile yang harus user friendly serta memiliki user experience tinggi. Hal tersebut disebabkan terkadang antara aplikasi mobile satu dengan yang lain berbeda dari segi mekanisme, tampilan maupun cara penggunaan. Salah satu aplikasi mobile yang cukup populer serta banyak digunakan masyarakat adalah Chat Apps atau Instant Messaging. Aplikasi mobile jenis ini memiliki cara penggunaan yang mudah serta tampilan yang user friendly bagi semua orang. Hampir seluruh pengguna smartphone juga menggunakan Instant Messaging. Berdasarkan keunggulan inilah maka konsep kemudahan orang dalam melakukan pengiriman pesan (chatting) dengan aplikasi jenis ini diintegrasikan dengan konsep layanan E-Government untuk semakin memudahkan serta mempersingkat waktu layanan E-Government. Instant Messaging Telegram sebagai aplikasi mobile jenis ini dipilih dikarenakan memiliki fitur Bot API atau Bot Engine yang bersifat open licence serta dapat dengan mudah diintegrasikan dengan berbagai perangkat lain dalam rangka layanan E-Government</em></p> 2020-10-23T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement##