Uji Kemampuan Cendawan Entomopatogen untuk Mendukung Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annuum L.)
Keywords:
Biostimulator, Cabai Besar, Cendawan EntomopatogenAbstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh aplikasi formulasi cair Cendawan Entomopatogen (CEP) Beauveria bassiana dan Metarhizium anisopliae sebagai biostimulator terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai merah besar (Capsicum annuum L.). Penelitian dilaksanakan pada September–Desember 2024 di greenhouse Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah, Jombang, menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri atas 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan meliputi: P0 = kontrol (tanpa CEP), P1 = B. bassiana 25 mL/L, P2 = M. anisopliae 25 mL/L, dan P3 = kombinasi B. bassiana 12,5 mL/L + M. anisopliae 12,5 mL/L. Pengamatan dilakukan tiap 7 hari hingga akhir fase vegetatif. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi CEP melalui metode soil drenching berpengaruh terhadap beberapa parameter pertumbuhan. Tinggi tanaman berbeda nyata pada minggu ke-2, dengan nilai tertinggi pada P1 (31,1 cm). Jumlah daun tidak berbeda nyata, meskipun nilai tertinggi bervariasi antarminggu dan kontrol tetap terendah. Panjang akar tertinggi diperoleh pada P2 (21,4 cm) dan terendah pada kontrol (11,6 cm). Bobot basah akar berbeda nyata dengan nilai tertinggi pada P2 (2,25 g) dan terendah pada P0 (1,07 g). Selain itu, aplikasi cendawan meningkatkan pH tanah dari 4,0 menjadi 5,2 serta menaikkan kelembaban dari 3 menjadi 6,5 yang menunjukkan peran mikroba cendawan dalam memperbaiki kondisi tanah dan mendukung fisiologi tanaman cabai merah besar.



