Pemanfaatan Limbah Sekam Padi untuk Briket Energi dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Ngampel Jombang
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Ngampel
DOI:
https://doi.org/10.32764/abdimasper.v6i2.5663Keywords:
Limbah pertanian, Sekam padi, Briket, Energo alternatif, Pengabdian masyarakatAbstract
Desa Ngampel di Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, menghadapi persoalan pengelolaan limbah pertanian, terutama sekam padi yang dihasilkan dari proses produksi padi. Limbah ini sering kali tidak dimanfaatkan secara optimal, sehingga menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi warga desa tentang pemanfaatan sekam padi menjadi briket sebagai sumber energi alternatif sekaligus meningkatkan nilai ekonomi limbah pertanian. Kegiatan ini menerapkan pendekatan sistematis melalui tahapan semi-karbonisasi, pencampuran dengan bahan perekat, pencetakan, dan pengeringan untuk menghasilkan briket berkualitas. Proses ini dirancang untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah yang tidak tepat, menekan risiko kebakaran, dan mempromosikan penggunaan sumber daya lokal secara inovatif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Selain itu, warga mulai menunjukkan ketertarikan untuk memproduksi briket sebagai solusi energi alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis. Inisiatif ini juga membuktikan bahwa inovasi berbasis masyarakat dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi tantangan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui pemanfaatan limbah pertanian.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Achmad Agus Athok Miftachuddin, Anggi Indah Yuliana; Lidya Dwi Astiti, Mohamad David Wahyu Hardyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




