Perbandingan Aplikasi Jamur Trichoderma sp. dengan Trichodermin dari Jamur Trichoderma sp. dan Waktu Aplikasinya dalam Mengendalikan Penyakit Layu Fusarium (Fusarium sp.) pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.)
DOI:
https://doi.org/10.32764/tx6f1634Keywords:
Fusarium sp., tomat, Trichoderma sp., trichoderminAbstract
Jamur Trichoderma sp. merupakan jamur yang dapat mengendalikan penyakit tanaman, salah satunya adalah layu fusarium (Fusarium sp.) pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). Salah satu senyawa yang dihasilkan jamur tersebut adalah senyawa trichodermin yang termasuk senyawa antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi jamur Trichoderma sp. dan trichodermin dalam mengendalikan jamur Fusarium sp. secara in vitro dan mengkaji waktu aplikasi terbaik secara in vivo. Penelitian in vivo menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan penelitian in vitro menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Penelitian in vitro dilakukan dengan uji daya hambat dengan peracunan media dan uji antagonis dual culture, sedangkan penelitian in vivo dilakukan dengan aplikasi biofungisida dengan daya hambat terbaik dari hasil in vitro dengan perlakuan waktu aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan Trichoderma sp. memiliki daya hambat terbaik secara in vitro dan aplikasinya setiap 7 hari sekali memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan pengendalian layu fusarium pada tanaman tomat.
