PEMBERDAYAAN KETERAMPILAN SENI KAMPUNG LUDRUK UNTUK MENDONGKRAK PENDAPATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT SEKITAR

  • Anggi Diah Pitaloka
  • Meilia Anggorowati
  • Davi Ramadhani
  • Supriyati -
Keywords: Ludruk, Generasi Muda, Perekonomian

Abstract

Ludruk merupakan sebuah pertunjukan drama tradisional yang berasal dari Jawa Timur. Pada pementasannya, Ludruk menceritakan kisah-kisah kehidupan sehari-hari rakyat biasa, yang seringkali di bumbui dengan humor atau komedi dan kritik sosial. Pementasan Ludruk biasanya dibuka dengan Tari Remo dan parikan (Cak Edi Karya, Pimpinan Ludruk Karya Budaya). Namun sayangnya popularitas kesenian tradisional Ludruk, kini sudah berangsur pudar (Factualnews.co, 2017). Kami menyoroti salah satu komunitas budaya yang berfokus pada keterampilan seni ludruk yaitu Paguyuban Ludruk Karya Budaya. Dimana komunitas ini adalah komunitas yang terkenal pada masanya, dan realita saat ini sudah lama tidak ada latihan yang terjadwal, beberapa mengatakan kurangnya regenerasi pemain, dan eksistensi yang menurun. Padahal ludruk adalah salah satu asset kekayaan bangsa yang unik, dimana memiliki nilainya tersendiri dan harus kembali dilestarikan. Selain itu, komunitas ini merupakan rumah dan sumber pendapatan bagi sebagian besar anggotanya. Oleh karena itu, melalui program ini telah dirancang beberapa metode yang memiliki tiga fokus utama, yaitu terciptanya komunitas paguyuban yang terstruktur memiliki sistem yang mengacu pada keberlajutan usaha, regenerasi anggota paguyuban, serta peningkatan eksistensi ludruk di masyarakat umum dimana akan berdampak pada peningkatan pendapatan perekonomian masyarakat sekitar (anggota paguyuban).

 

Kata kunci: Ludruk, Generasi Muda, Perekonomian .

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-11-12
How to Cite
Pitaloka, A., Anggorowati, M., Ramadhani, D., & -, S. (2019). PEMBERDAYAAN KETERAMPILAN SENI KAMPUNG LUDRUK UNTUK MENDONGKRAK PENDAPATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT SEKITAR. Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin, 2(1), 335-339. Retrieved from http://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/snami/article/view/715