Membangun Harmoni Pluralis: Implementasi Moderasi Beragama melalui Participatori Action Research

Authors

  • Ifah Rofiqoh Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Nur Wening

DOI:

https://doi.org/10.32764/abdimasagama.v6i3.6500

Keywords:

damai dan harmonis, moderasi beragama, Participatory Action Research, toleran

Abstract

Moderasi beragama menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan masyarakat yang pluralis dan majemuk. Moderasi beragama adalah pendekatan yang menekankan pentingnya sikap tengah dalam beragama, yaitu tidak berlebihan dan tidak mengabaikan. Moderasi beragama juga mengedepankan toleransi, pengertian, dan penghargaan terhadap perbedaan agama dan budaya.  Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pemahaman dan sikap peserta terhadap nilai-nilai toleran dan harmonis secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan menggunakan Participatory Action Research (PAR). Langkah awal yang dilakukan pengabdi adalah  observasi dan wawancara. Selanjutnya melakukan workshop serta pendampingan, terakhir melakukan evaluasi. Hasil evaluasi menujukkan bahwa para peserta berpartisipasi aktif dalam semua kegiatan, saat diskusi kelompok juga mendapatkan umpan balik, pada akhir kegiatan ada peningkatan pemahaman dan sikap mereka terhadap nilai-nilai moderasi beragama.  Dengan mengedepankan sikap toleran, menjauhi ekstremisme, dan mempromosikan dialog antaragama dan budaya, diharapkan tercipta masyarakat yang damai dan harmonis. Implementasi moderasi beragama harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kajian, pendidikan keluarga, kegiatan sosial dan budaya, serta pemanfaatan media

Downloads

Published

2026-01-13

How to Cite

Ifah Rofiqoh, & Wening, N. (2026). Membangun Harmoni Pluralis: Implementasi Moderasi Beragama melalui Participatori Action Research. Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 305–311. https://doi.org/10.32764/abdimasagama.v6i3.6500

Issue

Section

Articles