Membangun Harmoni Pluralis: Implementasi Moderasi Beragama melalui Participatori Action Research
DOI:
https://doi.org/10.32764/abdimasagama.v6i3.6500Keywords:
damai dan harmonis, moderasi beragama, Participatory Action Research, toleranAbstract
Moderasi beragama menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan masyarakat yang pluralis dan majemuk. Moderasi beragama adalah pendekatan yang menekankan pentingnya sikap tengah dalam beragama, yaitu tidak berlebihan dan tidak mengabaikan. Moderasi beragama juga mengedepankan toleransi, pengertian, dan penghargaan terhadap perbedaan agama dan budaya. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pemahaman dan sikap peserta terhadap nilai-nilai toleran dan harmonis secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan menggunakan Participatory Action Research (PAR). Langkah awal yang dilakukan pengabdi adalah observasi dan wawancara. Selanjutnya melakukan workshop serta pendampingan, terakhir melakukan evaluasi. Hasil evaluasi menujukkan bahwa para peserta berpartisipasi aktif dalam semua kegiatan, saat diskusi kelompok juga mendapatkan umpan balik, pada akhir kegiatan ada peningkatan pemahaman dan sikap mereka terhadap nilai-nilai moderasi beragama. Dengan mengedepankan sikap toleran, menjauhi ekstremisme, dan mempromosikan dialog antaragama dan budaya, diharapkan tercipta masyarakat yang damai dan harmonis. Implementasi moderasi beragama harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kajian, pendidikan keluarga, kegiatan sosial dan budaya, serta pemanfaatan media
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ifah Rofiqoh, Nur Wening

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




